"Selama ini kerja sama tim dinilai masih lemah, sehingga selama masa jeda ini kami akan membenahi kerja sama tim, karena sepak bola bukan permainan individu," katanya di Yogyakarta, Senin (25/8).
Dengan kerja sama tim yang solid diharapkan para pemain dapat mengembangkan permainannya dan mampu menjalin komunikasi antar pemain di lapangan.
"Kalau kerja sama tim sudah terbentuk, maka permainan akan padu sehingga serangan akan semakin hidup dan gencar, sementara pertahanan menjadi lebih solid," katanya.
Selain itu, kata dia, pemain juga akan dibenahi fisik dan tekniknya sehingga saat menghadapi pertandingan setelah lebaran mereka benar-benar sudah siap tanding.
"Jadi selama puasa anak-anak tetap akan latihan untuk menjaga stamina fisik dan keterampilan teknik," katanya.
PSS Sleman akan melanjutkan pertandingan pada 7 Oktober melawan Persiba Bantul dan 11 Oktober melawan PSIM Yogyakarta. (kpl/rif)