
Album tersebut terdapat dua lagu dinyanyikan dalam bahasa Melayu, dua bahasa Inggris dan sisanya bahasa Indonesia, dengan mengangkat sisi kehidupan sehari-hari. Bukan lagu percintaan yang kebanyakan menjadi tema album sekarang.
Menurut Werry Syahrial, Manager Eksekutif BERKAT Production selaku produser, album ini telah terjual sekitar 9.000 keping, sejak mulai beredar 1,5 bulan lalu. Selain juga berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori video klip terbanyak yaitu sebanyak 12 video klip dari 12 lagu dalam satu album.
Lokasi pengambilan video klip sendiri, sekitar 85% di kawasan Ancol, Jakarta, dan 15% di Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, dan Kota Singkawang.
Sementara itu Ratna Werry mengaku bahagia dengan sambutan masyarakat. Padahal awalnya hanya ingin mencetak album itu secara minimal. Animo masyarakat sangat tinggi atas album yang banyak menggunakan bahasa Melayu itu, kata penyanyi berpenampilan nyentrik itu. (kpl/dar)
Lihat Profil: Ian Antono