"Semuanya tak masalah, dua atau tiga hari ke depan semuanya beres. Hal ini tak mengganggu aktivitas latihan pemain," kata Manajer Persib Bandung, H Jaja Sutarja di sela-sela latihan tim "Maung Bandung", di Bandung, Senin (25/8).
Jaja menyebutkan, keterlambatan pembayaran gaji pemain Persib Bandung itu tidak mengganggu kondisi para pemain. Suwitha Patha dkk. tetap melakukan latihan secara maksimal.
Menurut Jaja, para pemain sudah memaklumi adanya keterlambatan itu dan tidak terlalu mempermasalahkannya.
"Para pemain bisa mengerti dan tak mempermasalahkannya, sebagian pemain sudah terima gaji itu. Semuanya akan beres," kata Jaja Sutarja yang didampingi Asisten Manajer, H Umuh Muchtar.
Sementara itu, pembayaran gaji pemain Persib itu konon menunggu kedatangan Pejabat Walikota Bandung yang juga Ketua Harian Persib, H Eddy Siswadi yang masih melakukan kunjungan ke Texas, AS.
Rencananya, orang nomor dua di Persib Bandung itu baru tiba di Bandung sekitar dua hari lagi.
"Semuanya akan beres," kata Asisten Manajer, Umuh Muchtar.
Selain pembayaran gaji pemain, tim Persib juga saat ini dihadapkan dengan kewajiban pembayaran denda atas kasus Hariono serta pembayaran denda kartu kuning yang diterima pemain Persib yang jumlahnya mencapai Rp98 juta.
Sementara itu para pemain Persib tetap digenjot dalam latihan maraton di Stadion Persib Bandung.
Pelatih Persib, Jaya Hartono, menyatakan, tidak akan mengurangi porsi latihannya pada bulan suci Ramadhan.
"Pertandingan LSI berlangsung pada Bulan Ramadhan, jadi tak mungkin mengurangi porsi latihan. Kami fokus pada partai terdekat lawan Sriwijaya FC, 14 September mendatang," kata Jaya Hartono. (kpl/rif)