
"Saya diminta jadi wayang Manado," kata Rima ketika ditemui di belakang panggung usai tampil pada sesi dagelan (humor) bersama tokoh Petruk, Semar, dan Gareng.
Rima mengaku menerima tawaran main di pertunjukan bertajuk Banjaran Gatotkoco itu karena kepeduliannya pada seni budaya tradisional. Apalagi, katanya, seni wayang orang Bharata itu sudah langka.
Ketika ditanyakan tentang persiapannya untuk pertunjukan itu, ia mengatakan dirinya tampil spontan karena memang diminta bersinergi dengan penampil lain tanpa skenario.
"Tapi kebanyakan saya hanya dipancing dan menggunakan beberapa kata dalam bahasa Manado," katanya.
Selain Rima, wanita terkenal yang juga tampil sebagai bintang tamu adalah Ibu Nunun Daradjatun dan Ibu Tatik Hendropriyono.
Pementasan itu melibatkan lebih dari 100 wanita Indonesia dari berbagai suku dari beragam profesi dan aktivitas. Disutradarai oleh Daryanto Supono, Banjaran Gatotkoco mengisahkan tentang kepahlawanan Gatotkoco membela negara Amartha dari angkara murka Raja Raksasa penguasa kerajaan Gilingwesi. (kpl/boo)
Lihat Profil: Rima Melati