George Tolak Jadi Manajer Deltras
Kapanlagi.com - Penetapan George Handiwiyanto sebagai manajer tim Liga Super Indonesia, Delta Putra Sidoarjo (Deltras) tinggal menunggu waktu, tapi yang bersangkutan justru menolak jabatan itu."Saya tidak ingin menjadi manajer Deltras. Kalau pun nanti benar-benar diminta atau ditunjuk, saya hanya bersedia menjadi orang kedua (asisten manajer)," katanya saat dihubungi wartawan di Surabaya, Kamis (28/8). George Handiwiyanto yang pernah menjadi bendahara Persebaya Surabaya, disebut-sebut menjadi calon kuat manajer Deltras, menggantikan posisi Saiful Ilah (wakil bupati Sidoarjo) yang dilengserkan. Ketua Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (Hiperhu) Kota Surabaya itu, juga sudah dipanggil Ketua Umum Deltras yang juga Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso beberapa hari lalu. Munculnya nama George Handiwiyanto itu sempat dipersoalkan sejumlah pengurus dan manajemen tim. Namun, Win Hendrarso tampaknya sudah setuju dia masuk manajemen tim. "Kenapa baru sekarang mereka ribut soal manajer, ketika ada orang mau masuk. Kok tidak dari dulu posisi manajer itu diperebutkan," ujarnya. George mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan polemik yang muncul seputar dirinya. Ia memastikan siap membantu Deltras yang kini prestasinya sedang terpuruk. Namun, masalah prestasi Deltras sepertinya akan dinomor-duakan dulu, karena George Handiwiyanto justru ingin membangun kebersamaan dengan berbagai kalangan jika nanti benar-benar masuk manajemen tim. Ia mengaku telah menyiapkan sejumlah pendekatan sosial untuk merealisasikan niatnya itu, di antaranya menemui mantan manajer Deltras, Saiful Ilah, melakukan gerakan penghijauan dan mengunjungi panti asuhan. "Masalah ini memang menjadi sangat fundamental sebelum melangkah ke jenjang prestasi. Saya tahu ada semacam ketidakbersamaan di antara tim, manajemen dan kelompok suporter," ujarnya. "Setelah terbangun kebersamaan, baru memikirkan masalah prestasi," tambahnya. George menyatakan optimistis prestasi Deltras masih bisa didongkrak melalui tangan dingin pelatih asal Malaysia, Abdul Rahman Ibrahim dan kerja keras seluruh pemain dan manajemen. (kpl/rif) |