"Dari segi suplai bahan baku plat baja sebenarnya dapat dipenuhi dalam negeri, semua dari KS (PT Krakatau Steel). Masalahnya ada di mekanisme pembayaran si produsen dengan KS, itu yang perlu dicari jalan keluarnya," kata Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA), Ansari Bukhari, di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, bahan baku plat baja yang dibutuhkan oleh produsen tabung tersebut hanya dapat diberikan KS jika pembayaran dilakukan secara penuh. Masalahnya PT Pertamina (Persero) belum menyelesaikan pembayaran kepada produsen tabung.
Dia mengatakan tidak seimbangnya `cash flow` produsen tabung menghambat pembayaran kepada KS sehingga bahan baku berupa plat baja untuk membuat tabung akhirnya sulit didapat. Oleh karena itu diharapkan pihak perbankan mau memfasilitasi pembiayaan untuk pengadaan tabung gas tiga kg ini.
"Jadi perlu ada lembaga keuangan lah memfasilitasi masalah ini ke depan," ujar dia.
Ansari mengakui masalah pendanaan tersebut dapat menghambat pekerjaan besar yang harus selesai dalam empat bulan ke depan, untuk memenuhi target 40 juta tabung di 2008.
Menurut dia, pengadaan tabung ini merupakan pasar yang jelas, sehingga pihak perbankan tidak perlu takut untuk ikut serta melakukan pembiayaan demi suksesnya program konversi ini.
Dia sendiri mengatakan jika kebutuhan akan dana bergulir untuk penyediaan bahan baku plat baja ini mendesak, maka dirinya akan mencoba mencari pihak perbankan yang tertarik untuk melakukan pembiayaan tersebut.
"Kalau perbankan tidak ikut bisa saja pengadaan ini tidak berjalan. Saya akan coba cari pihak perbankan mana yang bersedia melakukan pembiayaan," katanya.
Sementara itu, Direktur Logam Ditjen ILMTA, Gusti Putu Suryawirawan menyampaikan keyakinannya bahwa pemenuhan target 40 juta tabung tiga kg hingga empat bulan ke depan dapat tercapai.
Dari empat BUMN dipastikan suplai tabung gas tiga kg mencapai 25 juta tabung, dari Asosiasi Produsen Tabung Indonesia (Asitab) mencapai sembilan juta tabung, sedangkan impor dari Cina sebesar tiga juta tabung. Kekurangan tabung tiga kg hingga akhir tahun mencapai tiga juta tabung. (*/bee)