< >

Gunung Anak Krakatau Waspada II

Sabtu, 30 Agustus 2008 08:27
Kapanlagi.com - Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, hingga saat ini masih ditetapkan status waspada atau level II oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

"Sejak sebulan terakhir ini status Gunung Anak Krakatau masih waspada atau level II," kata petugas Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Ikin, di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Jumat (29/8).

Menurut dia, selama Anak Krakatau menjadi waspada atau level II kini aktivitas vulkanik menurun dibandingkan sebelumnya status siaga atau level III.

"Kalau dulu aktivitas vulkanik dilaporkan hasil rekaman setiap enam jam sekali, namun sekarang hanya seharian," katanya. Saat ini, menurutnya, aktivitas kegempaan vulkanik dangkal, vulkanik dalam, letusan, tremor dan hembusan sehari antara 200 sampai 275 kali.

Berkurangnya aktivitasnya itu, lanjut dia, akibat mengecilnya frekuensi letusan dan kegempaan pada kawah baru yang terjadi di bukit selatan gunung.

Kemungkinan jika itu terus mengalami penurunan kegempaan vulkanik, dipastikan petugas akan menurunkan menjadi status normal.

Oleh karena itu, dengan status waspada atau level II hingga kini Gunung Anak Krakatau tidak diperbolehkan pengunjung mendekati kawasan gunung merapi yang berada di perairan Selat Sunda.

"Pengunjung dan nelayan hanya diperbolehkan radius dua kilometer dari titik letusan," ujarnya.

Dia mengatakan, hingga saat ini aktivitas kegempaan vulkanik Anak Krakatau masih berlanjut bahkan sesekali menyemburkan sinar api ke udara disertai semburan material bebatuan dan gas asap.

Data Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Jumat, letusan dan kegempaan tercatat sebanyak 235 kali yakni vulkanik dalam 27 kali, vulkanik dangkal 95 kali, letusan 21 kali, tremor 27 kali dan sebanyak 65 kali hembusan.  (kpl/rif)