Emirates merupakan raksasa penerbangan pertama yang menggunakan A380 memasuki layanan pada 1 Agustus lalu dengan penerbangan langsung dari Dubai ke New York.
Perusahaan penerbangan terbesar Timur Tengah itu mengharapkan pada musim panas mendatang dapat menerima pesanan empat pesawat jumbo lainnya untuk pelayanan London, Sydney dan Auckland serta New York. Sebanyak 53 pesawat A380 lainnya dijadwalkan dikirim pada Juni 2013.
Le Figaro mengatakan dalam suplemen ekonomi mingguannya bahwa "Emirates, klien utama Airbus dengan 58 pesanan super jumbo A380, belum menerima pesawat ke duanya pada akhir Agustus karena dijadwalkan pengirimannya."
Ia mengatakan bahwa Airbus menyatakan hal itu dalam sebuah diskusi dengan perusahaan tersebut untuk menentukan tanggal baru.
Pengiriman pesawat tersebut, terdapat masalah dengan `laying out` kabin, belum akan ditentukan sebelum 20 Oktober, hampir dua bulan terlambat, kata Le Figaro.
Emirates, dengan 58 pesanan untuk A380 di luar sebanyak 198 unit dari industri pembuat pesawat terbang EADS, merupakan konsumen terbesar untuk pesawat Eropa dan merupakan klien ke dua yang menerima pengiriman setelah Singapore Airlines yang telah memiliki 5 unit, dengan penerbangan terakhir jalur Singapura-London sejak pertengahan Juli lalu. (*/bee)