Pelatih Persela, M.Basri yang dihubungi melalui Bendahara tim, Yuhronur Effendi di Lamongan, Senin (1/9) malam, mengatakan latihan malam digelar mulai Selasa (2/9) setelah shalat Isya`.
"Pemain hanya dapat jatah libur satu hari saat awal puasa. Mulai besok (Selasa), program latihan dilanjutkan karena kompetisi Liga Super tidak libur," katanya.
Persela dijadwalkan menjamu Pelita Jaya pada lanjutan LSI di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (8/9) malam pukul 21.00 WIB.
Program latihan malam, lanjut Yuhronur, juga untuk adaptasi menjelang laga lanjutan tersebut.
"Sebenarnya tidak ada masalah dengan pertandingan malam hari. Kami sudah pernah melakukannya dan pemain juga siap," tambahnya.
Beberapa pekan lalu, Persela bertanding malam hari saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Surajaya Lamongan dan meraih kemenangan 2-0.
Menghadapi lanjutan LSI, Basri telah menggelar program pemusatan latihan selama tiga hari di kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Program latihan selama tiga hari itu dititik-beratkan pada peningkatan kondisi fisik pemain, karena selama ini dianggap sebagai salah satu kelemahan.
Sementara itu, terkait kabar krisis keuangan yang dialami tim-tim divisi utama dan Liga Super asal Jatim, Yuhronur Efendi memastikan kondisi keuangan Persela masih aman.
"Sejauh ini, gaji dan bonus pemain tetap kami selesaikan dengan lancar. Untuk bulan ini, seluruh pemain juga sudah mengambil gaji," jelas Direktur Utama Bank Daerah Lamongan itu. (kpl/rif)