< >

Minyak Mixed Turun Tajam

Selasa, 02 September 2008 15:12
Kapanlagi.com - Harga minyak mixed di perdagangan Asia, Selasa dengan kontrak New York mengalami penurunan tajam dari penutupan AS, Jumat setelah badai Gustav nampaknya menghindar berbagai fasilitas minyak utama, kata dealer.

Pada perdagangan siang, kontrak utama New York untuk minyak mentah jenis light sweet pengiriman oktober turun US$4,46 ke posisi US$111 per barel di banding penutupan Jumat di New York US$115,46 per barel.

Pasar-pasar finansial di mana ditutup di Amerika Serikat karena "Labour Day", tetapi minyak mentah berjangka New York diperdagangkan secara elektronik di pasar-pasar energi global dan turun jauh ke posisi US$110,63 penurunan bulanan ke empat, karena ancaman badai Gustav mereda.

Sementara itu untuk minyak mentah laut Utara Brent untuk pengiriman Oktober naik 12 sen menjadi US$109,53 di Asia, setelah penurunan ke poin rendah US$109,20 per barel Senin di London.

"Harga minyak turun karena badai Gustav mereda, mengurangi kekhawatiran seputar kerusakan potensial infrastruktur produksi di teluk Meksiko," kata Dariusz Kowalczyk, pimpinan strategi investasi pada CFC Seymour di Hong Kong.

Sementara itu, pasar minyak tengah konsentrasi pada pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pekan depan.

OPEC yang dimotori Arab Saudi kemungkinan akan memutuskan untuk membiarkan kuota produksi saat ini tidak berubah pada saat pertemuan berlangsung di Wina 9 September mendatang, kata Libya, anggota OPEC, Senin (1/9).

"Kami pikir pasar telah mendapat pasokan dengan baik, jika tidak kelebihan pasokan," kata Shukri Ghanem, pimpinan perusahaan minyak nasional milik Libya.

Harga minyak mentah sempat menembus rekor tinggi lebih dari US$147 per barel pada pertengahan Juli lalu. Kekhawatiran seputar melemahnya permintaan terutama di Amerika Serikat, konsumen energi terbesar dunia, telah memicu harga. (*/bee)