"Mas Yoyok Sukawi Sutarip (General Manajer PSIS) dan Pak Sukawi Sutarip (Ketua Umum PSIS) meminta PSIS minimal tidak terdegradasi. Saya akan berusaha agar PSIS bertahan di papan tengah klasemen Liga Super," kata Bambang saat melihat Idrus Gunawan dan kawan-kawan berlatih di Stadion Jati diri Semarang, Selasa (2/9).
Mantan pelatih Arema Malang tersebut melihat para pemain PSIS saat ini banyak diperkuat pemain muda usia dengan jam terbang yang minim dan miskin pengalaman bertanding. Ini menjadi salah satu masalah di tim Mahesa Jenar.
Namun, katanya yang pernah menangani PSIS pada Liga Indonesia tahun 2005, pihaknya bisa memakluminya. "Kita yakin beberapa tahun ke depan amunisi muda ini akan menjadi lebih baik," katanya.
"PSIS banyak diperkuat pemain muda. Ini yang membuat saya tertarik. Mereka memiliki semangat bertanding, talenta baik, tenaga, dan kekuatannya bagus," kata pelatih kelahiran Banjarmasin, Kalsel, 28 Desember 1958.
Dengan adanya tenaga muda, maka masa pemulihan kondisi tubuhnya lebih cepat dibandingkan pemain yang sudah berumur, apalagi musim kompetisi ini cukup lama dan tempat bertandingnya hampir menyebar di seluruh Nusantara.
"Pemain muda tenaganya masih stabil dan masa pemulihan tubuhnya cepat. Ini berbeda dengan pemain tua yang tenaganya cenderung berkurang," kata mantan striker timnas PSSI itu.
Ia mengakui, pihaknya memang tidak bisa mengubah tim ini secepat mungkin. "Tidak bisa cepat mengubah mereka, tetapi perlu waktu, tetapi Insya Allah jika Mas Yoyok punya dana dapat membeli pemain asing berkualitas pada putaran kedua mendatang," katanya.
Ketika ditanya soal nilai kontrak yang bukan berupa uang tetapi sebuah mobil Kijang Innova dan sebidang tanah di Ungaran, dia mengatakan, tidak masalah apalagi pihaknya dengan Mas Yoyok sudah memiliki hubungan emosional.
"Saya memang sudah mengetahui kondisi keuangan PSIS, jadi tidak perlu dipermasalahkan lagi, apalagi sebelumnya Bapak (Ketua Umum PSIS, Sukawi Sutarip) dan Mas Yoyok sudah berbicara agar saya bersedia menjadi pelatih PSIS," katanya.
Nantinya apakah langsung memegang kendali tim terutama untuk menghadapi Persija Jakarta Pusat, Minggu (7/9), dia mengatakan, pihaknya akan melakukan adaptasi dan mempelajari detail setiap pemain.
"Mas Ahmad (Ahmad Muhariah, pelatih sementara PSIS) yang akan memegang kendali hingga empat pertandingan. Saya akan di belakangnya sambil perlahan mengenal masing-masing pemain, setelah mendalami akan total memegang kendali tim," katanya.
Sementara itu General Manager PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan, Bambang Nurdiansyah dikontrak selam 12 bulan.
Mengenai nilai kontrak yang disodorkan manajemen tim, dia mengatakan, yang bersangkutan sudah mengetahui dan memaklumi dengan kondisi keuangan PSIS. (kpl/rif)