
"Jadi, seminggu setelah Om Sophan meninggal, tante (Widyawati menyebut dirinya di depan wartawan) dikirimi barang-barang Om Sophan dari kepolisian Jawa Timur. Isinya dua amplop yang sudah digunting atau dibuka," kata Widyawati, saat menggelar jumpa pers di kediamannya di Jalan Garuda, Bintaro, Tangerang, Banten, Rabu (3/9).
"Tante bingung, kok sudah dibuka. Amplop yang satu isinya ucapan belasungkawa. Satu lagi mengenai penyebab kejadian itu. Lapju, laporan kemajuan. Ini agak aneh, karena lapjunya hilang ada yang ambil. Tante nggak tahu siapa yang ambil," tambahnya.
Widya pun tak tinggal diam. Dirinya sempat meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian. "Tante tanya kenapa suratnya terbuka. Ini kan melanggar hukum. Mereka hanya bilang, 'O, gitu ya'. Ini kan mencurigakan. Sekarang tante menunggu aja. Sabar aja," ujarnya.
Ada dugaan Sophan Sophiaan meninggal setelah dilindas oleh motor di belakangnya. Ketika ditanyakan mengenai kabar itu, artis senior yang terlihat masih cantik itu tak mau menduga-duga. Namun demikian dirinya melihat kemungkinan ke arah itu.
"Maklum saja. Meninggalnya Om kan banyak simpang siurnya. Dan memang tante dengar juga beberapa kali orang bilang kecelakaan motor besar itu jarang terjadi kehilangan nyawa, bahkan tidak pernah. Om aja pernah jatuh kok, trus dia cuma lecet-lecet saja," katanya.
Kecurigaan itu semakin menguatkan Widya ketika hasil visum dokter menjelaskan kalau Sophan bukan meninggal karena kecelakaan jatuh dari motor.
"Hasil rontgen menyatakan, ada beberapa luka patah di beberapa bagian tubuh. Tante sempat tanya, apa ini jatuh dari motor, dokter bilang nggak mungkin," ujarnya. (kpl/mai/bun)
Lihat Profil: Sophan Sophiaan, Widyawati