Nilai ekspor negeri jiran itu mencapai 63,36 miliar ringgit (sekitar US$18,4 miliar) dan nilai impornya naik 14,8% menjadi sekitar 48,85 miliar ringgit, sedangkan total perdagangan meningkat 20,6% menjadi sekitar 112,2 miliar ringgit, ungkap Departemen Statistik Malaysia.
Semua sektor produk yang terdaftar dalam ekspor meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Sektor produk yang paling besar memberi kontribusi kepada peningkatan ekspor adalah produk elektronik dan alat-alat listrik, minyak kelapa sawit, minyak mentah, serta kimia dan produk kimia," sebutnya.
Perdagangan Juli itu tercatat surplus sekitar 14,51 miliar ringgit.
Porsi produk elektronik dan alat-alat listrik mencapai 38,6% dari total ekspor, naik sekitar 12,9% dari tahun lalu menjadi sekitar 24,5 miliar ringgit.
Departemen Statistik mengatakan, Singapura, AS, China, Jepang dan Thailand adalah lima negara terbesar tujuan ekspor dengan mencatat 51,7% dari total ekspor Juli.
Ekspor ke negara Asia Tenggara (ASEAN) tercatat sekitar 16,09 miliar dolar ringgit atau 25,4% dari total ekspor Juli, yang merupakan kenaikan 24,9% dibandingkan Juli 2007. (kpl/rif)