< >

Bengkulu Serahkan Caleg Ganda ke Pusat

Jum'at, 05 September 2008 08:42
Kapanlagi.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menyerahkan masalah calon anggota legislatif (Caleg) ganda ke KPU Pusat.

"Kita telah menyerahkan masalah Caleg ganda itu ke KPU Pusat, dan rencananya Jumat (5/9) akan dibahas di KPU pusat," kata anggota KPU Provinsi Bengkulu, Okti Fitriani ketika dikonfirmasi di Bengkulu, Kamis.

Caleg ganda tersebut yakni, mereka yang selain didaftarkan oleh partai sebagai Caleg, juga mencalonkan diri dalam pemilihan bupati/wakil bupati di Bengkulu Selatan.

Menurut dia, ada tiga calon ganda yakni Dirwan Mahmud, Parian dan Gunadi Yosir.

Dirwan Mahmud diajukan oleh PDI Perjuangan sebagai Caleg untuk DPRD Provinsi Bengkulu, dan juga diusung oleh partai tersebut sebagai calon bupati Bengkulu Selatan.

Dirwan kini menjabat sebagai Ketua DPRD Bengkulu Selatan dan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu.

Sedangkan Parial yang kini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Selatan, diajukan sebagai salah satu Caleg untuk DPRD Bengkulu Selatan dan juga diusung sebagai calon bupati Bengkulu Selatan.

Demikian juga dengan Gunadi yang kini menjabat Ketua DPC PPP Bengkulu Selatan, selain diajukan sebagai calon anggota DPRD Bengkulu Selatan juga diajukan sebagai calon wakil bupati Bengkulu Selatan.

Pilkada Bengkulu Selatan akan digelar pada Oktober 2008, sehingga ketika ketiganya tidak terpilih maka masih bisa mengikuti Pemilu legislatif untuk pemilihan anggota DPRD provinsi dan kabupaten yang dijadwalkan 9 April 2009.

"Kalau mengacu pada aturan sebenarnya tidak boleh ganda, mereka harus memilih salah satu. Jika ingin maju dalam Pilkada maka harus mundur dari Caleg, dan sebaliknya," katanya.

Tapi ternyata, ketiganya tetap ingin bertahan sebagai Caleg dan calon kepala daerah, serta partainya juga tidak bersedia mencabut dari pencalegan.

"Karena mereka tetap ngotot, kita putuskan untuk menyerahkan masalah tersebut ke KPU Pusat," katanya.

Okti juga menjelaskan, masalah calon ganda tidak hanya ada di Bengkulu, tapi juga terjadi di daerah lain yang pada saat ini akan menggelar Pilkada. (*/bee)