Persis sudah mengirim surat permohonan pindah tempat bertanding ke Badan Liga Indonesia (BLI), kata Sekretaris Manajer Persis Abraham EWT di Solo, Jumat.
Persis harus memindahkan markasnya ke Stadion Sriwedari karena Stadion Manahan sedang direnovasi, yang diperkirakan baru selesai pada bulan Desember 2008.
"Hari ini surat permohonan verifikasi ke BLI kami kirimkan. Hari ini juga digelar rapat dengan panitia pelaksana, membahas verifikasi itu," katanya.
Abraham menambahkan permohonan verifikasi perlu diajukan karena selama ini yang terdaftar di BLI sebagai kandang Persis adalah Stadion Manahan, sedangkan Stadion Sriwedari hanya sebagai lapangan latihan Persis.
Pergantian tempat bertanding ini diharapkan bakal berjalan lancar apalagi Stadion Sriwedari juga layak untuk dijadikan ajang pertandingan berlevel Liga Divisi Utama.
"Kami optimistis bisa memakai Stadion Sriwedari sebagai kandang. Kami keberatan jika harus pindah dari Sriwedari ke stadion lain, karena akan membebani keuangan," katanya.
Seiring dengan perpindahan tempat bertanding, manajemen Persis juga akan mengadakan pembicaraan dengan panitia pelaksana untuk membicarakan mengenai kesiapan, di antaranya mengenai tempat penjualan tiket, sistem pengamanan, dan lain-lain. (*/cax)