Negara-negara maju tampaknya semakin mendekati persetujuan untuk mengakhiri upaya tujuh tahun dengan menyetujui pakta perdagangan global baru dalam pertemuan di Jenewa pada akhir Juli, tetapi pertemuan itu tak berhasil tanpa persetujuan.
Pembicaraan "seharusnya dimulai kembali mulai Selasa depan di Jenewa dalam tingkat pejabat senior," katanya dalam perjalanan ke Norwegia.
Lamy baru-baru ini melawat ke India dan Amerika Serikat, yang disalahkan karena tak menyetujui pertemuan pada pertemuan Juli dalam masalah yang disebut, mekanisme penjagaan khusus.
Ini memungkinkan sebuah negara untuk memberlakukan tarif guna melindungi produk-produk dalam impor yang disukai oleh India untuk melindungi para petaninya tetapi ditentang oleh Amerika.
Lamy menyatakan, sekarang "ada resolusi politik" untuk mengatasi rintangan "yakni di India dan AS yang merupakan dua pelaku utama dalam masalah penjagaan ini."
Ia juga mengatakan, ada keinginan di kalangan negara-negara berkembang, yang berarti akan menjadi pewaris utama Putaran Doha, yang akan mencakup suatu pakta.
"Sekarang tak berarti bahwa ini akan mudah," katanya, dan menambahkan," tak pesimis maupun tak optimis. (*/bee)