Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen ESDM Purnomo di Jakarta, Jumat mengatakan, bahan bakar pembangkit yang digunakan berasal dari bahan kimia khusus.
"Mereka siap membangun pembangkit antara 50-3.000 MW," katanya usai mendampingi Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro bertemu investor tersebut.
Menurut dia, dalam pembicaraan awal tersebut tidak membahas secara detail termasuk nilai investasinya. "Setelah lebaran, tim kami akan bertemu mereka lagi," katanya. (*/bee)