Pelatih tim Persita, Agus Suparman dihubungi Jumat (5/9) mengatakan, para pemain telah memusatkan perhatian terhadap latihan malam hari setelah berbuka puasa agar dapat menyesuaikan kondisi ketika bertemu Persijap di markasnya di Jepara.
"Para pemain sudah mulai menyesuaikan diri dengan kondisi bila bermain pada malam hari karena sebelumnya tidak terbiasa," kata mantan asisten pelatih Benny Dollo itu.
Bahkan, untuk menghadapi Persijap, malam ini merupakan latihan terakhir di Stadion Benteng, Tangerang dengan metode penajaman penyerangan dan pemantapan pemain pada posisi tengah.
Demikian pula, posisi palang pintu yang selama ini dianggap rapuh, dalam latihan malam sudah dibenahi agar tidak dapat dijebol oleh penyerang lawan.
Upaya lain yakni trio penyerang asing Amrildo Sauza, Bekatal dan I Made Adi Wirahadi terus diasah kecepatan dan kekompakan dalam serangan.
Pemain di lini tengah juga sudah dimaksimalkan agar mereka secara baik mengirim ke depan dan mempermulus alur bola sehingga dapat membuahkan gol.
Direncanakan, tim berseragam ungu itu, Sabtu (6/9) besok akan berangkat ke Jepara menggunakan bus melintasi jalur pantai utara Jawa Barat dan Jawa Tengah yang diperkirakan selama 12 jam.
Namun begitu, Persita saat ini berada di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan mengumpulkan empat poin, dari tujuh kali bertanding, sekali menang dan imbang serta lima kali tumbang.
Sedangkan Persijap di peringkat ke-8 mengantongi 10 poin dari tujuh kali main, tiga kali menang dan kalah, serta sekali seri.
Untuk mengejar poin tentu pemain harus kerja keras, karena dalam pertandingan nanti tuan rumah tentu didukung ribuan pendukung fanatik sebagai pemacu semangat bertanding, katanya. (kpl/rif)