"Sore ini kami akan mulai latihan perdana setelah libur awal puasa. Kami akan memanfaatkan waktu sebulan lebih sebelum tandang melawan Perseman Manokwari," kata Kepala Pelatih Persiku Kudus, Lukas Tumbuan di Kudus, Jumat (5/9).
Apalagi, menurut dia, libur panjang dan puasa berdampak pada fisik pemain. Terlebih, apabila mereka tidak dapat menjaga kondisinya selama liburan.
"Karena itu, kami akan merekondisi fisik pemain terlebih dahulu," katanya.
Ia menyebutkan ada sejumlah agenda yang akan dilakukan pada bulan puasa ini, yakni mengembalikan fisik dan meningkatkan kemampuan teknik pemain.
Sebab, dua kemenangan saat melawan Persis dan Gresik United, serta hasil imbang dengan PSIR, PSS Sleman dan Persibo, tentu bukan hasil yang maksimal. "Hasil pertandingan sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi kami," katanya.
Menurut dia, latihan selama bulan puasa akan digelar hingga 25 September, dan kembali berlatih mulai 6 Oktober mendatang. "Latihan pada bulan puasa porsinya hanya satu jam," katanya.
Pihaknya juga mengusulkan agar tempat latihan dipindahkan ke lereng Gunung Muria, karena di daerah ketinggian pemain dapat melatih Vo2max-nya. (kpl/rif)