
"Saya kira ini bukan pembajakan. Saya justru bersyukur karena penyanyi dari berbagai label bisa bergabung dalam album ini," kata Mira dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat (5/9).
"Memang mereka dari label berbeda, seperti Nidji dari Musica, Gita Gutawa dari Sony-BMG, ada juga yang dari Trinity Production, kebetulan satu grup dengan Musica. Tapi prinsipnya, ini suatu kerja sama yang baik," imbuhnya.
Pendapat senada diungkapkan Toto Wijaya, produser Sony-BMG, "Bagi kita ini bukan masalah, toh pasar musiknya punya kita."
Peluncuran album ost LASKAR PELANGI, menurut Mira, merupakan bagian dari strategi promosi film tersebut, yang dijadwalkan beredar di seluruh bioskop nasional mulai 25 September mendatang.
Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa novel berjudul sama karya Andrea Hirata, yang menjadi dasar cerita film, sudah sangat kuat sebagai pertimbangan pembuatannya. "Novelnya sudah best seller. Saya sudah membacanya, dan menurut saya sangat pantas difilmkan," kata produser film terbaik FFI 2004, ADA APA DENGAN CINTA ini.
Selain Nidji, yang menulis theme song LASKAR PELANGI bersama Mira Lesmana, album itu menampilkan Gita Gutawa, Sherina, Ipang, Garasi. Penggarapannya pun didukung musisi ternama termasuk Erwin Gutawa, Netral, Wong Aksan, Gugun dari kelompok blues Gugun & The Bluesbug, dan Meng dari kelompok Float.
Film LASKAR PELANGI dibintangi antara lain oleh Cut Mini, Ikranegara, Jajang C Noer, dan digarap sutradara Riri Riza. (kpl/boo)
Lihat Profil: Mira Lesmana, Gita Gutawa, Nidji, Andrea Hirata, Netral, Riri Riza