< >

Bali Awasi Peredaran Miras dan Narkoba

Minggu, 07 September 2008 12:55
Kapanlagi.com - Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh Pemkab/Pemkot dan instansi terkait diminta untuk lebih intensif melakukan pengawasan terhadap peredaran minuman keras maupun penyalahgunaan narkoba.

"Peredaran minuman keras dan obat terlarang telah merambah sampai ke desa-desa," kata Ir Ida Made Alit, anggota Fraksi Kerta Mandala Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali di Denpasar, Minggu.

Ia mensinyalir telah terjadi peredaran miras dan obat-obatan terlarang secara ilegal, yang akan sangat membahayakan kehidupan sosial kemasyarakatan dan budaya di Bali.

Oleh sebab itu instansi terkait diimbau lebih meningkatkan pengawasan serta melakukan tindakan tegas terhadap pelakunya.

Ida Made Alit berharap untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat peredaran miras dan narkoba perlu dukungan dan peran dari tokoh-tokoh masyarakat serta lembaga adat dan agama yang ada.

Hal itu sangat penting untuk menghindari jangan sampai anak-anak muda terjerumus dalam jurang kehancuran, yang akan berdampak negatif terhadap Bali ke depan.

Ia juga berharap Gubernur Made Mangku Pastika, Wakil Gubernur AAN Puspayoga dan seluruh instansi terkait di Bali bekerja keras untuk menanggulangi kemiskinan.

Hal itu sesuai kewenangan dan semangat otonomi daerah yang seluas-luasnya untuk melaksanakan pembangunan sesuai kondisi dan potensi termasuk menangani secara tuntas terhadap permasalahan yang dihadapi.

Kemiskinan salah satu kendala harus dapat ditangani secara baik, di tengah meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi daerah yang cukup signifikan, harap Ida Made Alit. (*/roc)