
"Dulu saya saat di Plastik, semua anak muda itu suka drug, itu masih era putaw. Alhamdulillah satu-satunya personel yang nggak pakai putaw itu saya," ungkap Ipang mengenang.
"Jadi saat itu saya itu hidup di antara zombie-zombie ajaib, yang nggak ada scedulle, yang semua serba dadakan, serba instan, pinginya cepat selesai, cepat dapat duit, cepat belanja, dan cepat mabuk," tambahnya.
Meski demikian, Ipang yang ditemui di acara rilis soundtrack LASKAR PELANGI baru-baru ini, mengaku mendapat banyak pengalaman dari kondisi kacau saat itu. Selain dirinya juga berbangga, karena bisa melalui semuanya dengan baik, tanpa terjerumus ke dalamnya.
"Kalau dulu sih nyantai aja, kalau misalnya kondisi seperti sekarang, pasti langsung cabut, tapi sekarang mereka sudah beda kok, kita bersyukur bisa melewati massa itu," terang pria yang kini aktif di BIP ini.
Meski sekarang Plastik telah bubar, namun personelnya menurut Ipang masih menjadi sahabat yang kerap berkomunikasi. Masing-masing semakin profesional, sudah berbeda dengan kondisi waktu itu. Mereka akhirnya sudah bisa berkarya tanpa menyentuh drug, kata Ipang terus mengenang. (kpl/ant/dar)
Lihat Profil: Ipang BIP, Dewiq
Mas ipang mirip kayak muklas,(pelaku bom bali) jangn2 ada hub sodara nih :)..,piss mas ipang, i love your voice very much....
woi bank ipang,,,
kumaha damank???/
gw rock n' roll asal ciremai kng...
gw pengen liat loe bikin lagu bareng mas ivan exs boomerang...
kayak loe bikin lagu bareng didit n' ridho slank....alnya gw ngfans ma loe n' mas ivan...
kipz rockin