
"Saya melihat banyak film di Indonesia yang sukses, dan saya ingin main film Indonesia, kalau saya pulang setelah menyelesaikan studi saya, dan ternyata tercapai juga," tarang Zumi yang mengaku menyelesaikan pendidikannya pada awal tahun 2008 itu.
Soal pilihannya menjadi aktor sekaligus memproduseri KAWIN LARIS, Zumi mengaku sebagai bentuk tantangan untuk menguji kemampuan. "Ya kalau punya kemampuan jalanin aja, karena saya suka tantangan dan ini bukan suatu kebetulan, karena saya merasa punya kemampuan," ungkap Zumi yakin.
KAWIN LARIS merupakan film perdana Zumi sebagai produser, di mana proses syuting film ini telah berhasil diselesaikan selama 13 hari. Direncanakan film akan tayang di bioskop pada 11 Desember mendatang.
Sebagai artis pendukung Zumi mengajak musisi Candil Seurieus, Udjo Project Pop, Vincent Clubeighties dan Nana Mirdad.
Dalam film ini Zumi berjanji tidak hanya menonjolkan sisi keseksian belaka, sebagaimana kebanyakan film komedi selama ini, namun warna pendidikan juga mencoba dimunculkan di dalamnya.
"Film ini tentang perkawinan, kebetulan saya berperan sebagai penghulu tapi penghulu yang bener-bener dalam arti melakukan sesuai peraturan yang ada. Sedangkan ada lagi penghulu lain yang melakukan pernikahan dengan segala cara, salah satunya mengizinkan nikah kontrak atau nikah siri," ungkapnya di tengah tasyakuran pra rilis di Warung Bandung, Jl. KH Ahmad Dahlan Jakarta Selatan, belum lama ini. (kpl/hen/dar)
Lihat Profil: Candil Seurieus, Udjo Project Pop, Nana Mirdad
semoga filmnya sukses ya kak Zola, dan mudah-mudahan bisa diterima sama penonton indonesia, amieen...oya kapan main sinetron lagi?? udah kangen nih pengin liat kaka berakting lagi di televisi :-)