
"Film-film itu merupakan karya sineas Prancis berdarah Timur Tengah. Karya dan cerita film mereka memang bercorak Timur Tengah yang meraih berbagai penghargaan internasional," kata Atase Pers CCCL Surabaya, Prameda Krishna Airlangga di Surabaya, Jumat (19/9).
Ia mengemukakan bahwa film-film itu banyak berkisah mengenai pengalaman pencarian nilai-nilai spiritual, termasuk kisah perjalanan haji melewati darat oleh seorang bapak dengan anaknya.
Karya film yang akan ditampilkan adalah, MONSIEUR IBRAHIM ET LES FLEURS DU CORAN (Ibrahim dan Bunga-Bunga Quran) yang disutradarai Francois Dupeyron, ditayangkan Senin, 22 September.
"Film INCH`ALLAH DIMANCHE (Insya Allah Minggu) yang disutradarai Yamina Benguigui akan diputar Selasa, 23 September.
Selanjutnya, Rabu, 24 September akan diputar film LE GRAND VOYAGE (Perjalanan Akbar) dengan sutradara Ismael Ferroukhi yang berkisah mengenai perjalanan haji lewat darat.
Pada Kamis, 25 September akan diputar film LA VIE SANS BRAHIM (Kehidupan Tanpa Brahim) yang disutradarai Laurent Chevallier.
Program itu akan diakhiri dengan pemutaran film ZAINA LA CAVALIERE DE L`ATLAS (Zaina, Penunggang Kuda dari Atlas) yang disutradarai Bourlem Guerlem diputar, Jumat, 26 September. (kpl/boo)