
Dalam buku berjudul MY SON MARSHALL, MY SON EMINEM itu, Nelson berusaha meluruskan cerita di balik hubungannya yang bermasalah dengan anak tertuanya itu. Termasuk juga lirik dan puisi yang ditulis Em sebelum dia sukses.
Nelson menulis bahwa dia telah mendorong setiap langkah Eminem menuju kesuksesannya. Karena saat itu semakin bermasalah artisnya, penonton menjadi semakin menyukainya, maka Eminem mengatakan bahwa ibunya tidak dapat diandalkan dalam keluarga.
"Awalnya aku mengikuti itu semua demi kebaikan Marshall. Aku merasa tidak senang saat dia mulai mengarang kehidupannya sendiri. Aku merasa sedih sekali. Aku rasa dia lupa masa-masa indah yang pernah kami lalui, dan buku ini adalah satu cara untuk meluruskannya kembali," ungkap Debbie.
Diceritakannya pula bahwa Eminem tidak siap untuk menjadi tenar, "Tidak ada yang mempersiapkanmu untuk menjadi selebritis. Marshall mengatakan bahwa ketenaran memberinya masalah yang tak pernah diharapkannya. Dia tidak bisa mempercayai siapapun lagi. Semua orang menginginkannya sebagai Eminem, bukan sebagai Marshall Mathers."
Debbie yang sebelumnya pernah menuntut sang putra karena lirik Eminem yang menyinggungnya mengatakan bahwa sebenarnya pengacaranya mengajukan tuntutan sebesar US$11 juta itu tanpa izin darinya.
"Sebagai seorang ibu, tentu saja, aku merasa khawatir," tulisnya. "Namun aku percaya, Marshall akan kembali. Aku tidak ingin dia seperti Elvis, yang depresi dan menyendiri dan terpisah dari semua orang yang mencintainya." (vh1/npy)
Lihat Profil: Eminem, Elvis Presley