
"Ramadhan, aku merenung terhadap apa yang bisa kita lakukan ke depan. Gimana harus bisa lebih baik lagi. Habis lebaran, aku rencana mau naik haji lagi. Kalau tahun lalu kan aku pergi haji ama nyokap, karena cuma pengen nemenin nyokap. Tapi untuk tahun ini, aku niat bukan karena nganter nyokap lagi. Makanya aku ngerasa agak deg-degan juga," kata Giring, saat diwawancarai di sela-sela acara tersebut.
Giring berharap bahwa untuk ke depannya ia bisa lebih khusuk lagi dalam melakukan ibadah, dan lebih dekat dengan Allah dan orang tua. Ia mengaku, saat ini dirinya masih belum total dalam menjalankan ibadah dan masih setengah-setengah dalam menjalankan sholat lima waktu.
Lebih jauh soal status 'haji' yang menempel pada dirinya, apakah hal itu merupakan sebuah prestise bagi Giring?
"Aku nggak pakai embel-embel 'H' (haji). Bagi gue itu bukan satu kepentingan. Naik haji itu buat gue, bukan untuk orang lain tahu. Jadi nggak usah pakai embel-embel," tegas Nidji, yang mengutamakan keikhlasan dan niat dalam menjalankan ibadahnya itu. (kpl/ant/bun)
Lihat Profil: Giring Nidji, Nidji