
Rini yang ditemui di kediamannya di Jl. Masjid Taufik Gg. Andalas, Medan, pada Jumat (3/10), menilai film LASKAR PELANGI punya nilai tersendiri. "Untuk film LASKAR PELANGI kemarin di Lebaran H-2 aku udah tonton bareng sama teman-teman ya ramai-ramai di bioskop 21 Sun Plaza. Filmnya benar-benar bagus sekali," ujarnya.
Dikatakan Rini kekaguman akan film LASKAR PELANGI ini semuanya tidak terlepas adanya sebuah hikmah yang dapat diambil. "Dalam film LASKAR PELANGI ini jelas sekali hikmahnya bahwa pendidikan sangat dibutuhkan dalam hidup agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai karena tanpa pendidikan semuanya tidak akan bisa tercapai. Dan bila dilihat dari sisi lain untuk pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya dinikmati anak-anak di negeri ini. Kiranya hal ini diperhatikan pemerintah," papar gadis kelahiran Medan, 28 April 1990 ini panjang lebar.
Kesuksesan Rini tidak membuatnya besar kepala. Bahkan untuk nonton pun mantan alumni SMU Negeri 1 Medan ini rela mengantri untuk membeli tiket. "Ya, beli pakai antri waktu itu. Tapi kan teman yang beli biar duduknya bareng. Nggak ada kesulitan sih walaupun orang ngelihat siapa aku, tapi dianggap hal biasa karena aku juga orang Medan. Tidak ada perbedaan," pungkasnya.
Saat ditanyakan tentang layak tidak diberikan penghargaan bagi Mira Lesmana yang telah berhasil menghadirkan LASKAR PELANGI yang cukup mendidik, Rini tak berani menjawab lebih jauh. "Untuk bentuk penghargaan semuanya tergantung dari kalangan perfilman yang ada bagaimana memandang film ini. Tapi bagaimana pun film ini cukup bagus," tukas Rini. (romulo/kpl)
Lihat Profil: Rini Idol