Heldy Darwis yang turun di kelas 48 kg putra, tanpa kesulitan mengalahkan atlet Jawa Barat, Jahrudin dalam dua babak.
Kemenangan mudah juga diraih Oscar Yaqut yang tampil pada kelas 56 kg, dengan menundukkan Dadang Suyono dari Jawa Tengah.
Sementara atlet putri tuan rumah Nurhidayati yang turun di kelas 52 kg, harus mengakui ketangguhan Rita Zahara dari Jambi.
Pelatih Wushu Jatim, Lamro Lambertus mengatakan kemenangan Heldy dan Oscar sudah diprediksi sebelumnya, karena lawan yang dihadapi kemampuannya masih di bawahnya.
"Heldy dan Oscar menjadi andalan kami untuk menembus pelatnas proyeksi kejuaraan dunia yunior di Bali pada Desember mendatang," katanya.
Lambertus mengatakan pada seleknas wushu shansou kali ini, Pengprov Wushu Indonesia Jatim menargetkan bisa meloloskan tiga atletnya ke pelatnas.
Pada babak penyisihan hari pertama ini, dipertandingkan sejumlah kelas untuk putra dan putri, yakni kelas 48 kg, 52 kg dan 56 kg.
Untuk kelas 48 kg putra, atlet Kalimantan Timur, Randy Sam Gamah lolos ke babak berikutnya setelah menang atas M.Riza Erfani (Jateng), kemudian Ahmad Soleh (Kaltim) menundukkan rekannya, Abdul Azis Halim, dan I Nengah Putra (NTB) unggul atas Maryanto (Maluku Utara).
Di kelas 48 kg putri, Friska Ria Wibowo (Jambi) dan Ifa Ainulwafa (Banten) juga memastikan lolos setelah menang atas lawan-lawannya.
Wakil Ketua PB WI, Agus Susanto pada pembukaan seleknas mengatakan event untuk menjaring atlet shansou terbaik yang akan dipersiapkan pada kejuaraan dunia yunior di Bali pada Desember 2008 mendatang.
"Kejuaraan dunia itu cukup prestise karena diikuti ratusan atlet wushu dari sekitar 57 negara. Karena itu, PB WI harus melakukan seleksi ketat terhadap atlet yang akan diterjunkan agar mampu membawa harum nama bangsa," katanya.
Seleknas wushu shansou yang berlangsung hingga Sabtu (11/10), diikuti sebanyak 38 atlet (24 putra dan 14 putri) dari sepuluh daerah, di antaranya Jatim, Kaltim, NTB, Jabar, Jateng, DKI Jakarta, dan Jambi serta Sumut. (*/cax)