Manager Cino, Pino Bahari dalam keterangannya di situs tinju tanah air (www.boxing-indonesia.com), Kamis mengatakan, kemungkinan besar Cino gagal tampil di AS karena pada tanggal itu banyak petinju dunia yang bakal bertarung di pentas akbar tersebut.
"Tampaknya kami harus realistis, karena begitu banyak petinju yang akan bertanding di pentas akbar tersebut, sehingga kecil kemungkinan Cino bisa bertanding di sana," ujarnya.
Ia mengatakan, partai Osar De La Hoya vs Manny Pacquiao merupakan magnet besar bagi dunia tinju internasional, sebagai partai yang akan banyak mendulang dolar AS dan menjadi pusat perhatian seluruh dunia.
Pino menambahkan, bahkan berdasarkan jadwal yang dirilis boxrc.com, hingga saat ini baru tiga petinju direncanakan tampil dalam tiga partai tambahan "Oscar vs Manny" itu, yaitu Rey Bautista, Victor Ortiz, dan petinju kelas berat AS yang gagal di Olimpiade Beijing 2008, Deontay Wilder.
Sementara itu, Cino mengakui dirinya belum mengetahui secara pasti informasi tersebut.
Ia mengatakan, sebagai petinju ia harus lebih giat berlatih meskipun beberapa jadwal pertandingan harus diundur bahkan ditunda.
Pembatalan tersebut bukan berarti peluang bagi dirinya untuk kembali bertanding tahun ini tidak ada, bahkan kemungkinan besar bisa saja dimajukan pada November atau akhir Desember, kata petinju asal sasana Pemda Kayong Utara Boxing Camp (KUBC).
"Kita tahu jadwal tinju di sana (AS-red) cukup padat, satu petinju bisa saja bertanding dua kali dalam satu bulan. Oleh karena itu tidak mustahil jadwalnya bisa dipercepat," katanya.
Sebagai seorang petinju profesional yang saat ini memegang sabuk kelas bulu WBO ASPAC Youth, ia terus melakukan latihan untuk menjaga stamina dan kematangan dalam dunia tinju yang ia geluti. (kpl/rif)