< >

Sultan Butuh 14 Hari Tentukan Capres

Rabu, 15 Oktober 2008 16:11
Kapanlagi.com - Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat meminta waktu 14 hari melakukan introspeksi, merenung dan kontemplasi untuk menentukan sikap apakah akan maju sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (pilpres) 2009.

Permintaan Sultan tersebut diungkapkan Koodinator Seniman DIY Bondan Nusantara kepada pers di Kepatihan Yogyakarta, Rabu, setelah dia bersama sejumlah seniman lainnya menemui Sultan di Keraton Yogyakarta, Selasa malam (14/10).

"Sultan minta waktu 14 hari mulai hari ini hingga 28 Oktober nanti, dan pada tanggal tersebut kami meminta kesediaannya untuk menyatakan sikap bersedia maju sebagai capres," katanya.

Ia mengatakan, tadi malam (Selasa, 14/10) dirinya dan beberapa seniman menemui Sultan di kediamannya untuk minta izin terlibat dalam "pisowanan agung" (pertemuan akbar) rakyat Yogyakarta yang agendanya meminta kesediaan Sultan maju sebagai capres dalam pilpres 2009.

"Dalam pertemuan tadi malam Sultan minta waktu untuk introspeksi, merenung dan kontemplasi serta membicarakan dulu dengan keluarga sebelum memberi jawaban," katanya.

Selain itu, kata Bondan, untuk penyelenggaraan "pisowanan agung" pada 28 Oktober nanti, Sultan sudah mengizinkan. "Kami juga minta izin, dan Sultan mengizinkan," katanya

Dikatakannya, seniman DIY didukung seniman dari Solo, Klaten dan Magelang di Jawa Tengah akan ambil bagian dalam "pisowanan agung" di Alun-Alun Utara Yogyakarta tersebut.

"Kami mendukung dan akan ikut dalam `pisowanan agung` yang dilaksanakan pukul 15.00-17.00 WIB," katanya.

Para seniman dari Yogyakarta, Solo, Klaten dan Magelang akan membawa massa cukup banyak serta menampilkan kelompok kesenian tradisional untuk memeriahkan "pisowanan agung" tersebut seperti "jathilan" dan "reog". (*/bee)