< >

Sepertiga Serangan Jantung Disebabkan Makanan Cepat Saji

Selasa, 21 Oktober 2008 23:00
Kapanlagi.com - Makanan gorengan, camilan bergaram dan daging bertanggung jawab atas 35% serangan jantung di dunia, beberapa peneliti menyampaikan pernyataan tersebut hari Senin kemarin.

Studi mereka di 52 negara memperlihatkan orang yang menyantap makanan 'barat' yang terdiri atas daging, telur dan makanan cepat saji lebih mungkin mengalami serangan jantung, sementara mereka yang mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran memiliki resiko yang lebih rendah.

Studi tersebut mendukung temuan sebelumnya yang memperlihatkan bahwa junk food dan lemak hewani dapat mengakibatkan sakit jantung, dan terutama serangan jantung.

Dr. Salim Yusuf di McMaster University di Ontario, Kanada, dan rekannya menanyai lebih dari 16.000 pasien, 5.700 di antara mereka baru saja mengalami serangan jantung pertama.

Mereka mengambil contoh darah dan meminta setiap pasien mengisi formulir terperinci mengenai kebiasaan makan mereka antara Februari 1999 dan Maret 2003. Mereka kemudian membagi relawan ini menjadi tiga kelompok.

"Faktor pertama diberi nama 'Oriental' karena banyak berisi tahu putih dan kedelai dan saus lain," tulis mereka di dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Circulation.

"Faktor kedua diberi nama 'Barat' karena banyak berisi makanan yang digoreng, camilan bergaram dan daging. Faktor makanan ketiga diberi judul 'hati-hati' karena banyak berisi buah dan sayur-mayur," katanya, seperti dikutip dari Reuters hari Senin (20/10/08).

Orang yang makan lebih banyak buah dan sayuran memiliki resiko serangan jantung 30% lebih rendah dibandingkan dengan orang yang memakan sedikit buah atau bahkan tidak makan buah sama sekali, kata mereka.

Orang yang mengkonsumsi makanan 'Barat' memiliki resiko serangan jantung lebih 35% lebih besar dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi sedikit atau tidak mengkonsumsi makanan yang digoreng atau daging.

Temuan tersebut penting karena belum jelas apakah makanan atau faktor lain yang menimbulkan resiko serangan jantung. Makanan yang kaya akan kandungan mungkin berhubungan dengan gaya hidup yang lebih kaya yang meliputi sedikit atau tanpa olahraga, misalnya.

Namun para peneliti itu menyatakan bahwa sakit jantung tak hanya menyerang orang kaya.

"Rata-rata 80% sakit jantung dan saluran pernafasan di dunia terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah," tulis mereka.

Makanan yang kaya akan tahu putih dapat netral tapi bukan melindungi karena tingginya kandungan sodium pada makanan tersebut, kata mereka. Konsumsi sodium dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan serangan jantung serta stroke. (rtr/roc)


BERITA TERKAIT