Dengan keluarnya maskapai Prancis-Belanda itu dalam upaya penawaran 42,75% saham maskapai penerbangan yang dimiliki badan usaha negara Austria itu, maka yang tersisa dalam persaingan adalah maskapai penerbangan Jerman Lufthansa AG dan maskapai Rusia S7.
Namun demikian, Air France-KLM menginformasikan ke Austrian Airlines bahwa pihaknya tertarik dalam perundingan lebih lanjut, katanya.
Sebelumnya, Air France-KLM mengeluhkan harganya yang tinggi dan kurangnya transparansi terkait pembukuan perusahaan Austria itu.
Hari Selasa (21/10) adalah tenggat waktu bagi penyerahan penawaran, sedang harga penawaran final harus sampai di Wina pada Jumat (24/10).
Badan usaha milik negara Austria, OeIAG yang akan menjual saham kepemilikannya di Austrian Airlines itu dijadwalkan akan mengumumkan hasilnya pada Senin (27/10) pekan berikutnya.
Akibat harga BBM yang tinggi, Austrian Airlines diperkirakan akhir tahun ini akan defisit 125 juta euro (US$178 juta). (kpl/meg)