< >

Sekolah Gratis Jangan Halangi Ekstrakurikuler

Rabu, 22 Oktober 2008 11:46
Kapanlagi.com - Program sekolah gratis pendidikan dasar di Kota Semarang, Jawa Tengah, jangan sampai menghalangi penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler bagi para siswa dengan alasan tidak ada dana.

"Jangan sampai sekolah menghilangkan kegiatan ekstrakurikuler dengan alasan tidak ada dana karena sekolah khawatir menyalahi aturan jika menarik dana dari siswa," kata anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif di Semarang, Rabu (22/10).

Ia mengatakan, kalau semua kegiatan sekolah termasuk ekstrakurikuler hanya mengandalkan dana APBD untuk program sekolah gratis jelas tidak mencukupi.

"Kalau program yang dibuat hanya mengandalkan dana APBD dari sekolah gratis masih kurang dan pasti ada program yang terhapus," katanya.

Menurut dia, kalau memang suatu kegiatan itu untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) peserta didik maka perlu penjelasan dan pemahaman yang utuh dari komite sekolah dan pihak sekolah kepada masyarakat.

"Program sekolah gratis ini dananya terbatas, sedangkan kita mempunyai program lain untuk meningkatkan kualitas SDM peserta didik, saya kira semua ini bisa dimusyawarahkan dengan orang tua siswa, tetapi sifatnya tidak memaksa," katanya.

Tidak semua anak itu dari keluarga kaya, maka sifatnya tidak mengikat. "Siapa yang berminat bisa ikut kegiatan ekstrakurikuler, tetapi hal ini di luar program yang dibackup APBD," katanya.

Komite sekolah dan sekolah, katanya, harus bisa memberikan penjelasan program kegiatan yang didanai APBD sekolah gratis dan di luar program sekolah gratis.

Ia khawatir, kalau sekolah tidak kreatif dengan program-program baru maka sekolah di Semarang tidak akan maju.

"Menurut saya sekolah masih diperbolehkan menarik dana dari masyarakat secara suka rela, tetapi harus jelas di luar program yang didanai APBD," katanya.

Agar penarikan dana tidak menyalahi aturan, katanya, sebelumnya sekolah harus konsultasi dengan dinas cabang dan Dinas Pendidikan Kota Semarang. (kpl/meg)


BERITA TERKAIT