

"Saat mau ke rumah Ayung, saya telepon Ayung puluhan kali tapi tak diangkat-angkat. Tujuan saya ketemu untuk nagih utang yang sudah dua minggu tak dibayar-bayar sebesar Rp900 ribu. Fifi menyarankan coba di-SMS, tanyain soal sabu. Itu untuk memancing Ayung agar mengangkat telepon," terang Sheila.
Namun sayang, justru Sheila dan sahabatnya itu, tak mampu menolak tawaran dari Ayung. Malahan ia harus merogoh kocek lebih dalam lagi, termasuk handphone kesayangannya yang harus juga dibarter. Mereka tidak lagi bisa berkutik saat mendapat tawaran berpesta dari Ayung.
"Habis kita ketemu, dia bilang tak punya uang. Terus kita ditawarin sabu, akhirnya kita makai berempat," aku Sheila.
Awalnya mereka menikmati sabu di rumah Ayung, dengan menggunakan peralatan seadanya, termasuk alat penghisap yang dibuatkan Ayung dari botol bekas air mineral. Namun karena kurang 'puas', pesta direncanakan untuk dilanjutkan di sebuah hotel, yang konon disewa dengan uang Sheila sebesar Rp300 ribu yang diambil dari ATM-nya. Di tempat itu juga Sheila 'menukar' handphone kesayangannya dengan sabu.
"Habis itu kita baru pindah ke hotel Golden Sky, karena istri Ayung mau pulang. Jadi kita pindah. Pas di hotel si Ayung menawarkan lagi sabu-sabu," terang Sheila. (kpl/hen/dar)
Lihat Profil: Sheila Marcia Joseph
duh, gampang bgt terperosok kehal2 yg negatif gt, "anak muda" itung2 pengalaman lah. klo engga gt bukan anak muda namanya, iya engga? kata hati emang suaranya lebih lemah dari pada bujuk rayu penjerumus.