< >

'EMPAT MATA' Melanggar Pedoman Penyiaran

Selasa, 04 November 2008 21:25
Kapanlagi.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akhirnya memutuskan untuk menghentikan program EMPAT MATA, yang ditayangkan hari Senin hingga Jumat Pukul 21.00 di Trans 7. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya program yang dipandu oleh Tukul Arwana tersebut telah menerima teguran sebanyak 3 kali.

Teguran sebelumnya dilayangkan pada tanggal 5 Mei 2007, 27 September 2007 serta 25 Agustus 2008. Namun berdasarkan pemantauan KPI Pusat pada program EMPAT MATA yang tayang pada 29 Oktober 2008, episode 'Sumanto - Mantan Pemakan Mayat', ditemukan adanya pelanggaran. Di salah satu adegan menampilkan seorang bintang tamu memakan hewan hidup-hidup.

Maka sesuai dengan Undang-undang Penyiaran, KPI memutuskan untuk menghentikan sementara program EMPAT MATA, mengingat adegan dalam program tersebut sangat tidak pantas dan melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) yang ditetapkan KPI, yakni :

1. Pasal 28 ayat 3 yang berbunyi : lembaga penyiaran televisi dilarang menyajikan program dan promo program yang mengandung adegan di luar perikemanusiaan atau sadistis.
2. Pasal 28 ayat 4 yang berbunyi : lembaga penyiaran televisi dilarang menyajikan program yang dapat dipersepsikan sebagai mengagung-agungkan kekerasan atau menjustifikasi kekerasan sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari.
3. Pasal 36 yang berbunyi : lembaga penyiaran dilarang menyiarkan program yang mendorong atau mengajarkan tindakan kekerasan atau penyiksaan terhadap binatang.

Selain itu, dikabarkan pula bahwa reaksi dan pengaduan masyarakat kepada KPI yang mengeluhkan tayangan di atas sangat gencar. Untuk itu berdasarkan UU Penyiaran, KPI wajib menerima dan menindaklanjuti aduan masyarakat berkaitan dengan pelanggaran isi siaran.

Selanjutnya, apabila Trans7 tidak mematuhi keputusan ini, maka KPI akan mempertimbangkan sanksi lebih lanjut sesuai dengan ketentuan dalam UU Penyiaran. (kpl/prl/bun)

Lihat Profil: Tukul Arwana


KOMENTAR PEMBACA

Joe (10-12-2008 10:21:16)
ngomong ya ngomong....
engga ya engga....
jadi jangan NGOMONG YANG ENGGA-ENGGA !!!!

cher-li (27-11-2008 16:22:57)
syukur deh.. akhirnya.. acr 4 mata selesai!
ngehibur seh(katax..)tp banyakkan ga pantasx!
buat M-Tukul --> klu org bcr tuh dngrin donk,jng dicuekin!klu lg bawain acr 4 mata,suka g dngrin bintang tamu lg bcr.emang enak dicuekin...!
kalau bicara dijaga ya.. jangan asal lucu aja.kalau g tahu tanya dulu sama yg tahu, jangan asal..
buat KPI.. TOP deh.. dah bersikap tegas!

vocspopulie_vocsdei (19-11-2008 00:35:03)
KPI = KPU
sama2 tidak berguna
sama2 kotoran
sama2 setumpuk sampah
sama2 kejar setoran
seharusnya dikirim tuh KPK bwt ngebimbing mereka!!

sastro (18-11-2008 19:32:02)
makin banyak aturan... makin banyak orang goblok diindo ini dikit2 di atur emang dikira goblok apa.....sok pinter aja loe yg bikin aturan.....apa siriik kaleeee...

viek (18-11-2008 16:04:37)
Harusnya masyarakat tuh berpikir dewasa...kalo ndak suka yo ndak usah nonton...gitu aja koq repot!!!!dikit-dikit protes..dikit-dikit protes lha terakhirnya ntar malah protes dikit-dikit!!!!



Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar


Galeri Foto Tukul Arwana
Preskon Acara Baru Trans7
Tukul Arwana - Wahyu Zhofanutama
Aksi Kemanusiaan Korban Lumpur Lapindo
Lunch Bareng Tukul Arwana