
"Ya ini udah dua minggu EMPAT MATA dihentikan KPI. Tapi ini ada hikmahnya, saya bisa tampil berhati-hati, bisa kontrol diri apa yang dilarang ama KPI. Saya tidak menyalahkan KPI, mungkin kan yang dilarang KPI itu adegannya cipika-cipiki itulah," jelas Tukul yang ditemui di Cilandak Town Square, Selasa (18/11)
Hari liburnya selama dua minggu itu akhirnya dimanfaatkan oleh pria kelahiran Semarang, 16 Oktober 1963 itu untuk urusan bisnisnya. Tukul memanfaatkan waktunya untuk mengawasi para pekerjanya yang tengah membangun sebuah rumah kontrakan.
"Saya sedang bangun rumah yang mau dikontrakkan, semuanya ada 9 bangunan petak," jelas pemilik nama Tukul Riyanto itu.
Sementara menyoal tentang program acaranya Tukul tidak akan lagi tampil di acara EMPAT MATA, melainkan program lain yang memiliki format yang persis dengan program yang melambungkan namanya itu. Itu pun kalau permintaan kenaikan honor Tukul dipenuhi pihak produser.
"Acaranya bukan EMPAT MATA lagi. Saya mau tampil lagi asal honornya ditambah. Kalau soal tidak boleh tampil selama dua minggu itu sudah biasa bagi seorang seniman. Karena aku lahir dari seorang seniman. Jadi hal itu tidak kaget lagi," ungkap pria yang mempopulerkan kata Katrok, Kembali ke Laptop dan lain sebagainya itu. (kpl/ang/dar)
Lihat Profil: Tukul Arwana
aq bilang tukul biasa aja tuh gak lucu22 amat..malah terkesan mumpung bisa colek22 artis22 muda and cantik.bagus deh kalau acaranya diblok KPI.