KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
BERI KOMENTAR
"Ya dalam kerja sama harus ada kenyamanan. Kalau tidak ada kenyamanan itu kerjasama tidak akan lancar. Tapi kita tetap profesional," terang Suwardi Wijaya, selaku Owner dan Direktur Utama Aquarius Musikindo.
Menurut Iin, demikian Suwardi Wijaya biasa disapa, mengaku merasa ada ketidaknyamanan yang dialami, selama menjalin kerja sama. Apalagi setelah diketahui adanya masalah seperti yang sekarang ini dihadapinya. Dirinya akan menerima keputusan apa pun dari pengadilan dan selanjutnya akan lebih berhati-hati menjalin kerja sama.
"Ya sebelum adanya kejadian ini memang kita sudah merasa tidak nyaman. Apalagi sudah ada kejadian ini. Ya ini kita jadikan contoh kasus aja. Untuk ke depannya ketika kita akan kerja sama lagi dengan suatu grup musik atau musisi. Apapun putusannya nanti akan jadi catatan tersendiri, baik buat saya maupun perusahaan Aquarius," terangnya.
Iin mengaku juga akan memperhitungkan unsur kejelasan hukum dalam setiap kerja sama dengan kliennya. Karena persoalan berujung di meja pengadilan, segalanya akan lebih susah, baik dirinya sebagai produser maupun pihak yang dikontrak. "Di samping kenyamanan harus ada kejelasan hukum agar kasus ini tidak terulang kembali," tambahnya.
Hari ini (Selasa, 16/12) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, berlangsung persidangan perseteruan antara Aquarius dan Ahmad Dhani, dengan agenda pembacaan pledoi oleh terdakwa, dalam hal ini Suwardi Wijaya dan Yohanes AK Suryoko. Sidang akan dilanjutkan pada 22 Desember dengan agenda pembacaan replik atau tanggapan JPU atas pledoi terdakwa. (kpl/hen/dar)
Lihat Profil: Ahmad Dhani
Tag: Kasus-Kasus Ahmad Dhani