
"Ya, industri ini memang sangat perlu regenerasi. Memang di tahun 2008 gue jarang terlihat atau nongol di televisi. Tapi sebenarnya gue bisa dilihat di TV negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan lain-lain," ungkap Ferry.
Walaupun sibuk meraup rupiah di negara tetangga, namun Ferry mengaku lebih nyaman berada di negara sendiri.
"Kalau mau jujur sih lebih enak di negara sendiri. Home sweet home. Waktu gue di tahun 2008 3 minggu di Malaysia dan 3 minggu di Indonesia," ujar cowok yang pernah dekat dengan Nirina Zubir ini.
Namun tampaknya ada yang berubah dari penampilan Ferry. Dia kelihatan lebih kurus dan gaya rambutnya pun berubah.
"Penampilan ini adalah tuntutan peran salah satu film superhero-nya Indonesia. Beratku sampai turun 13 kg. Saat ini beratku 62 kg, kalau idealku 65 kg. Tapi memang kalau badan mau dibentuk kotak-kotak harus diturunin drastis dulu, habis itu dinaikin ke 65 kg pakai fitness untuk pembentukan badan," ungkapnya mengenai peran barunya itu.
Ferry sendiri mengaku dia menjalankan diet super ketat untuk menurunkan berat sampai 13 kg. Malahan, Ferry sampai butuh waktu 3 bulan untuk melakukannya.
"Karena berbagai kendala, syuting film ini ditunda dulu. Semoga tahun depan sudah bisa produksi karena film ini memakan biaya yang luar biasa besarnya. Untuk kostum saja per biji 60 juta. Sedang kita ada banyak sekali superhero yang ditampilkan, di samping itu nanti kita akan menggunakan tekhnologi yang di Indonesia belum ada, seperti halnya SUPERMAN RETURNS," pungkasnya. (kpl/wwn/npy)
Lihat Profil: Ferry Ardiansyah, Nirina Zubir