
Penyanyi kelahiran Putussibau, Pontianak, Kalimantan Barat ini membeberkan alasannya berkecimpung di percaturan musik Indonesia.
"Kesempatan aku di malaysia bukan kemauan aku, mungkin lebih ke sejarah aku karena aku sejak kecil sudah sering nyanyi di Serawak Malaysia, jadi ada produser yang nawarin aku rekaman di sana. Tapi sekarang aku kepengen menjadi seorang yang nasionalis di negara ku sendiri," ungkap Lussy saat ditemui di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan ( 20/12).
Penyanyi yang terlahir dengan nama Lussyana Renata ini mengaku mempunyai jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi terhadap tanah airnya.
Hal ini dibuktikannya lewat sebuah lagu yang khusus diciptakan untuk Presiden Indonesia. Lagu berjudul Presiden Indonesia memang terlahir dari perjalanan hidupnya yang dituang lewat lagu.
"Aku punya jiwa nasionalisme, keluarga kami adalah orang-orang pemimpin, papa dulunya anggota dewan dan aku kalau di sekolah dulu jika ikut organisasi selalu menjadi leader-nya. Aku lihat seorang Presiden adalah seorang pahlawan besar, dia punya banyak jasa–jasa untuk negeri ini," ujar Lussy.
Nama gadis kelahiran 1 Februari 1977 ini melambung di Serawak lewat lagu setelah Kau Pergi, dan kabarnya lagu tersebut memiliki notasi sama persis dengan lagu Gabby, Tinggal Kenangan.
Tapi Lussy mengaku tidak mau mempermasalahkan lagu tersebut karena dirinya tidak mau bermasalah dengan hukum tapi kalau nanti ada pihak-pihak yang akan menuntutnya baru lah dirinya akan membeberkan bukti-bukti yang sebenarnya. (kpl/buj/rit)
Lihat Profil: Lussyana Kyrei