< >

Maia Estianty Jadi Saksi Kasus Penganiayaan Pipit

Senin, 12 Januari 2009 21:27
Kapanlagi.com - Hari ini, Senin (12/1) Maia Estianti hadir dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, memberikan kesaksian dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Apok, atas manajer Maia bernama Pipit. Apok sendiri adalah pembantu rumah tangga sekaligus orang kepercayaan mantan suami Maia, Ahmad Dhani.

Maia memberikan keterangan mengenai apa yang terjadi pada saat itu, karena saat terjadi pemukulan dirinya berada di lokasi kejadian. Bahkan keberadaan Pipit saat itu, diajak oleh Maia untuk menjenguk anak-anaknya, yang tinggal bersama Ahmad Dhani.

Dalam keterangan yang diberikan Maia, Apok telah memukul manajernya, Pipit, sementara dua orang pembantu yang lain, yaitu Slamet dan Suripto memegang tangan Pipit.

Hakim juga sempat menanyakan, apakah dirinya melihat Apok menangkis pukulan Pipit? karena dimungkinkan Pipit memukul terlebih dahulu. Namun mantan istri Ahmad Dhani ini mengungkapkan kalau hal itu tidak mungkin, lantaran kedua tangan Pipit yang dipegangi dua pembantu lainnya.

"Tidak karena Pipit tidak melawan dan tangannya dipegang sama Slamet dan Suripto, sementara Apok yang memukul. Apok memukul Pipit sehingga terpelanting membentur tembok," terang Maia yang mengaku menyesal ikut melibatkan orang lain dalam masalah rumah tangganya itu.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Minggu (31/8/08) ketika Maia bertandang ke rumah suaminya, bersama manajernya, Pipit. Sampai di sana, Maia yang ingin memberikan ucapan ulang tahun pada salah seorang anaknya itu, berbuah pertikaian dengan suaminya, termasuk karena keberadaan Pipit yang ada di situ.

Apok sendiri saat itu bermaksud mengusir Pipit, hingga langkah kekerasan diduga dilakukan oleh orang kepercayaan Ahmad Dhani ini. Keduanya pun kemudian saling melapor ke polisi dan masing-masing mengaku menjadi korban kekerasan.    (kpl/hen/dar)




Lihat Profil: Maia Estianty, Ahmad Dhani

KOMENTAR PEMBACA

Mr.X (13-01-2009 07:53:26)
Sebenarnya siih, kasian juga si Apok. Namanya orang Kecil, Diiming2i DUIT, ya, pasti mau melakukan apapun yg disuruh majikannya (Dhani). Namanya orang Kecil, jelas Buta Hukum, dan gak sangka bakal begini jadinya. Makanya, Pok.. jadiin pelajaran, klo ada orang berantem, walaupun majikan sekalipun gak usah ikut campur, jadi gak seperti Pahlawan Kesiangan, semua berantakan, termasuk keluarga. Sekarang baru kapok si Apok masuk Bui. Jalan satu2nya yaa, ngerayu MAIA n PIPIT buat bebasin elu..kecian de, lu!.

BANCI (13-01-2009 04:45:19)
DHANI JANGAN KEJAM LOE SAMA ANAK-ANAK LOE YANG SEMUANYA LAKI-LAKI ITU, jangan sampe karena loe egois lantas menyiksa jiwa anak loe sendiri yang rindu akan ibu mereka, anak laki-laki itu jiwanya rapuh, gedenya nanti itu anak-anak akan ada penyimpangan seksual ato penyimpangan emosi lainnya, karena loe telah menorehkan trauma dijiwa mereka selagi mereka kecil ini. Hati-hati aja loe DHANI BANCI!!.

ningnong (13-01-2009 01:23:41)
apok jd anjing helder nya akhmad danny kalii ya???...
mustinya didpn pager rmh ada tulisan "AWAS ADA APOK GALAK"..klau dia katagorinya binatang,wajarlah otaknya ga dipake,bisanya cm nge gong2,klau dah dikerangkeng baru tu diam.

yuliani (12-01-2009 23:02:20)
buat mba maya, semoga masalahnya cepat selesai... sabar ya... kebenaran pasti akan terungkap oke... sukses terus sama mey can ya...

henny (12-01-2009 22:11:12)
moga2 pembantu brengsek itu diebloskan kepenjara .udah jelek byk tingkah. opok msk penjara dany klh lagi sssssssssssyuuuuuuukrin



Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar