15 Tentara Inggris Gugur di Medan Afghanistan

Kapanlagi.com - Lima lagi tentara Inggris tewas di Afghanistan, sehingga seluruhnya 15 tentara Inggris tewas dalam 10 hari terakhir di negara tersebut.

"Dengan sangat sedih Kementerian Pertahanan (MoD) harus mengkonfirmasikan bahwa lima tentara dari Batalion Senapan Ke-2 telah tewas dalam dua insiden terpisah," MoD mengatakan dalam satu pernyataan.

"Kedua ledakan itu, yang merupakan bagian dari patroli yang sama, terjadi di dekat Sangin, provinsi Helmand, pada 10 Juli pagi."

Korban jiwa terakhir itu menakdirkan Inggris sekarang telah kehilangan 184 tentara dalam operasi di Afghanistan sejak 2001 melebihi 179 personil yang tewas di Irak sejak serangan pimpinan-AS pada 2003.

"Meskipun tidak ada kata-kata untuk mengurangi kehilangan mereka, rasa simpati sepenuh hati kami pada keluarga, teman dan rekan-rekan tentara mereka pada waktu yang sangat sulit ini," kata Letnan Kolonel Nick Richardson, juru bicara Gugus Tugas Helmand.

"Kematian mereka tidak sia-sia."

Keluarga dekat mereka telah diberitahu.

Inggris memiliki sekitar 8.300 tentara di Afghanistan, sebagian besar memerangi gerilyawan Taliban di provinsi Helmand yang menghadapi kesulitan di Afghanistan selatan.

Tentara Inggris terlibat dalam Operasi Panther's Claw, serangan besar yang dilancarkan tiga pekan lalu terhadap markas besar gerilyawan di dekat Gereshk, di Helmand tengah.

Di antara tentara Inggris yang tewas sejauh ini dalam serangan itu adalah perwira komandan pertama yang tewas dalam operasi itu sejak 1991: Letnan Kolonel Rupert Thorneloe, perwira yang memimpin Batalion Garda Welsh Ke1. (kpl/bee)

©2003-2007 KapanLagi.com