Komandan AS Tuntut Penambahan Jumlah Pasukan di Afghanistan

Kapanlagi.com - Komandan baru AS di Afghanistan telah menyimpulkan keberhasilan di negeri itu akan memerlukan penambahan dramatis pasukan keamanan pemerintah Kabul di luar sasaran yang direncanakan saat ini, demikian laporan The Washington Post, Jumat (11/07).

Jenderal Stanley McChrystal, yang mengambil-alih jabatan komandan pasukan NATO dan AS bulan lalu, sudah meminta tambahan pasukan keamanan Afghanistan dengan jumlah yang jauh lebih banyak bahkan sebelum ia mengajukan penilaian upaya perang 60-hari, tulis The Washington Post dalam laman Internetnya, dengan mengutip keterangan beberapa pejabat yang disebutkan jatidirinya.

Selama pembahasan baru-baru ini, McChrystal memberitahu Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengenai dukungannya bagi tambahan pasukan Afghanistan, tindakan yang akan memerlukan ribuan lagi pelatih militer AS dan miliaran dolar AS, kata surat kabar tersebut.

Tanpa peningkatan besar, "kami akan kalah dalam perang ini", kata seorang pejabat AS yang terlibat dalam pelatihan itu.

Departemen Pertahanan AS tak bersedia mengkonfirmasi laporan tersebut tapi seorang jenderal Marinir AS yang memimpin serangan utama di Afghanistan selatan mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa tambahan pasukan keamanan Afghanistan sangat diperlukan guna mendukung tentara Amerika di lapangan.

Pejabat pers Pentagon Geoff Morrell mengatakan ia dapat dapat membeberkan perincian pembicaraan antara McChrystal dan Gates mengenai masalah itu.

"Saya takkan membahas komunikasi pribadi mereka tapi Jenderal McChrystal masih memiliki beberapa pekan sebelum ia dijadwalkan melapor kembali kepada Menteri dengan menyampaikan penilaiannya mengenai situasi di Afghanistan, termasuk apakah Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) perlu ditambah, atau tidak, dan jika perlu, seberapa banyak," kata MOrrell.

"Ketika ia menyampaikan laporan kembali, Menteri akan membahas sarannya dengan para penasehatnya dan jika perubahan diperlukan mengenai jumlah ANSF, ia takkan ragu menyampaikan itu kepada presiden," katanya.

Para perwira AS sebelumnya telah mengatakan penambahan lebih mendasar pasukan keamanan Afghanistan dipertimbangkan sebelum dikembalikan ke dugaan saat ini.

Strategi perang tersebut yang diungkapkan oleh Presiden Barack Obama pada Maret menyerukan penambahan tentara nasional Afghanistan dari sebanyak 90.000 jadi 134.000 prajurit, dan pada saat yang sama pasukan polisi negeri tersebut dengan jumlah 82.000 personil dipertahankan.

Menteri Pertahanan AS itu telah memusatkan perhatian untuk mencapai sasaran 134.000 personil bagi Angkatan Darat Afghanistan, kata Morrell.

"Kami masih menghadapi jalan panjang sebelum sampai ke sasaran itu," katanya.

"Sikap Menteri mengenai ini ialah mari kita wujudkan jumlah 134.000 atau setidaknya mendekati angka tersebut, sebelum kami mengumumkan mengenai jumlah yang lebih banyak dari itu, lebih cepat dari itu," kata Morrell.

Perluasan pasukan keamanan Afghanistan akan melibatkan lebih banyak pelatih, serta dukungan keuangan internasional, biaya tambahan, katanya. (kpl/bee)

©2003-2007 KapanLagi.com