< >

Abdullah Serukan Boikot Pemilu

Sabtu, 31 Oktober 2009 19:48
Kapanlagi.com - Kandidat presiden Afghanistan yang beroposisi, Abdullah, akan menyerukan sebuah boikot pemilihan presiden di negara itu jika serangkaian persyaratan tidak dipenuhi pada Sabtu, menurut tim kampanyenya.

"Jika syarat-syarat kami tidak dipenuhi hari ini (Sabtu), Dr. Abdullah akan mengumumkan keputusannya dalam sebuah konferensi pers besok (Minggu)," kata seorang pejabat senior tim kampanyenya kepada AFP, yang tidak mau disebutkan namanya.

"Kami tidak akan berpartisipasi dalam pemilihan umum yang tidak transparan dan tidak bebas kecurangan," tambahnya.

Menyusul meluasnya aksi kecurangan di putaran pertama pada Agustus, Abdullah telah meminta Presiden Hamid Karzai memecat kepala Komisi Pemilihan Umum Independen dan memberhentikan sementara tiga menteri yang berkampanye.

Karzai, yang suaranya kurang tipis dari syarat suara mayoritas dalam putaran pertama, sejauh ini menolak syarat-syarat itu.

Saat ditanya sikap dari mantan menteri luar negeri itu jika syarat-syaratnya tidak dipenuhi, pembuat undang-undang pro-Abdullah yang telah terlibat dalam kampanyenya mengatakan bahwa kandidat tidak akan berpartisipasi dalam pemilihan umum 7 November mendatang.

"Sebagaimana kami telah mengatakan di masa lalu, kami tidak akan berpartisipasi dalam proses itu," kata Ahmad Bezad.

"Jika persyaratan kami tidak dipenuhi dan pemilihan umum berlangsung pada 7 November, maka itu bukan pemilihan umum namun jebakan kecurangan dan kami tidak akan turut serta dalam jebakan kecurangan, kami tidak akan berpartisipasi," tambahnya. (ant/boo)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar