KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Sejak 15 Oktober 2009, penjualan air galon isi ulang mengalami peningkatan sekitar 70%," kata Ujang, pengusaha air isi ulang Ai fita, di Padang, Sabtu (7/11).
Dia menambahkan, sedangkan akhir September hingga 14 Oktober pendapatan berkurang, Sumatera Barat dilanda gempa ditambah lampu mati.
"Untuk bisa beroperasinya mesin kami terpaksa memakai genset, itupun tidak bisa lama pemakaian genset," ucapnya.
Dia mengatakan, pihaknya tidak akan menaikkan harga, apalagi untuk mencari keuntungan di saat pasokan PDAM tidak bisa menyuplai air bersih ke rumah masyarakat.
"Harga yang kami jual sebesar Rp3.500 untuk satu galon, setiap pembeli kami berikan kupon jika pelanggan kupon tersebut sudah mencapai 10 buah, diberikan gratis satu kali isi ulang", ujarnya.
Menurutnya, dengan cara inilah kami menarik serta memanjakan para konsumen air galon isi ulang.
"Jika pelanggan memohon untuk diantarkan ke rumah, kami meminta untuk tambahan biaya sebesar Rp500", jelasnya.
Hal senada juga dikatakan Andi, pengusaha air galon `Zam-zam` yang berada di jalan Veteran, Kota Padang, Sumbar.
"Kurangnya pasokan air bersih untuk masyarakat Kota Padang, pipa PDAM rusak akibat gempa penjualan air galon isi ulang meningkat", katanya.
Dia menambahkan, akhir-akhir ini penjualan air galon isi ulang mengalami peningkatan.
"Kami kewalahan untuk melayani para pelanggan yang datang, apalagi ada yang meminta untuk diantar ke rumah", ucapnya. (kpl/riz)