< >

Akbar Tanjung: Golkar Siapkan 10 Juta Kader

Selasa, 03 November 2009 11:32
Kapanlagi.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan partainya akan menyiapkan 10 juta kader sebagai ujung tombak partai tersebut. "Dalam lima tahun ke depan kita akan mempersiapkan 10 juta kader yang mereka ini benar-benar memiliki basis di tengah-tengah masyarakat. Kader ini merupakan ujung tombak bagi perjuangan partai di tengah-tengah masyarakat," kata Akbar Tanjung saat membuka Musyawarah Daerah DPD Partai Golkar Riau di Tembilahan, Senin (02/11) malam.

Ia mengatakan, persiapan kader partai tersebut untuk kepentingan kemajuan dan perkembangan serta mengembalikan kejayaan Golkar, maka DPP Golkar telah menyiapkan pengkaderan secara massif. Melalui kaderisasi dapat melanjutkan kontinuitas perjuangan partai ke depan. Untuk itu juga perlu dipersiapkan kader terpercaya, handal, memiliki kepekaan terhadap permasalahan di tengah masyarakat.

"Di tengah era makin banyaknya kompetitor partai, maka Golkar harus mempersiapkan tokoh dan kader yang mempunyai komitmen membawa dan mengembalikan kejayaan Golkar," katanya.

Akbar Tanjung menyatakan bahwa selama ini Golkar tidak mengalami krisis tokoh. Golkar memiliki banyak tokoh, baik yang mengambil peran di tingkat pusat maupun di daerah.

Ia menyatakan, dalam memimpin partai tidak boleh setengah-setengah, namun harus dengan seluruh tenaga berjuang bagi mengembalikan kejayaan Golkar.

Sementara itu Ketua DPD I Golkar Riau Rusli Zainal menyebutkan bahwa selama ini Golkar Riau telah banyak menoreh prestasi dan menghasilkan tokoh-tokoh yang mampu berkecimpung di kancah lokal maupun nasional.

"Selama ini Golkar Riau telah mampu menghasilkan kader yang mampu dan matang dalam berbagai bidang," kata Rusli yang juga Gubernur Riau.

Usai pembukaan Musda VIII Golkar Riau ini dilanjutkan dengan agenda pengesahan jadwal acara, pengesahan tata tertib dan pemilihan pimpinan sidang. Sidang sementara dipimpin oleh H Sugianto (Ketua Pertimbangan DPD Golkar Riau), Rusli Zainal, Mudjito (Sekretaris DPD Golkar Riau), Ruspan Aman (Panitia Pengarah) dan Hermansyah. Dalam tiga agenda ini sidang berjalan lancar, hanya pada pada pembahasan pasal 39 ayat 3 mengenai calon didukung sekurang-kurangnya 30% dari pemegang suara mendapatkan interupsi dari pengurus DPP Hakim Kamaruddin.

Ia menyatakan bahwa harus disepakati berapa pemilik suara yang dapat mencalonkan Ketua DPD I.

Namun dapat disepakati didukung sekurang-kurangnya lima dari pemilik hak suara. Dalam Musda ini pemilik hak suara 11 dari DPD II se Riau, 1 dari pendiri, 1 dari yang didirikan dan 1 dari organisasi sayap, 1 dari DPP dan 1 dari DPD I. Jadi jumlah suara sebanyak 16 suara yang diperebutkan nantinya.

Pada malam itu juga dapat disepakati pemilihan pimpinan Musda VIII Riau, yakni Musfihin Dahlan dari DPP Golkar, Prof DR Sufian Hamim dari pendiri, dan Ferryandi (DPD Golkar Inhil) serta Erizal Muluk (DPD Golkar Pekanbaru) yang merupakan perwakilan DPD II kabupaten/ kota.

Sementara itu, dari 11 Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang ada di Riau, sebanyak tiga ketua DPD tidak datang yakni Kuantan Singingi, Bengkalis dan Ropkan Hilir. Ketiga pimpinan DPD tingkat kabupaten itu menolak hadir karena sejak awal telah meminta agar lokasi acara musda tidak di Tembilahan. (ant/bee)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar