KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netSekitar 20 warga itu menggelar aksi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep.
"Kami tidak ingin kasus lumpur Lapindo di Sidoarjo maupun semburan lumpur di Sampang terjadi di Sumenep," kata Koordinator Aksi AMP SDA, Miftahudin Hasan di Sumenep.
Ia mengatakan, eksplorasi migas di Desa Larangan Perreng dilakukan oleh SPE Petroleum.
"Hingga sekarang kami tidak pernah dilibatkan dalam proses sosialisasi kegiatan eksplorasi oleh SPE Petroleum," katanya menambahkan.
Miftahudin mendesak anggota DPRD "turun tangan" untuk mengawasi aktivitas yang dilakukan SPE Petroleum, terkait eksplorasi migas di Desa Larangan Perreng.
"Kami berharap anggota DPRD melakukan langkah taktis untuk memastikan upaya eksplorasi migas ini tidak mengakibatkan kesengsaraan pada warga," kata Miftahudin.
Setelah melalui negosiasi dengan staf Sekretariat DPRD Sumenep, lima perwakilan AMP SDA diperkenankan menemui anggota Komisi B DPRD. (ant/meg)