< >

Antisipasi Penyerangan Kantor PLN Ambon Dijaga Ketat

Sabtu, 07 November 2009 18:41
Kapanlagi.com - Kantor PT PLN Cabang Ternate, Maluku Utara (Malut) di kawasan Jalan Ahmad Yani masih dijaga aparat Kepolisian setempat, menyusul aksi penyerangan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap kantor itu Sabtu dini hari

"Polisi masih menjaga Kantor PT PLN Cabang Ternate untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lagi aksi penyerangan dari masyarakat setempat," kata Wakapolres Ternate Kompol Agus Ruli di Ternate, Sabtu.

Masyarakat dari berbagai kelurahan di Kota Ternate, Jumat malam sampai Sabtu dini hari menyerang Kantor PLN Cabang Ternate, karena kesal atas tindakan perusahaan listrik milik negara itu yang melakukan pemadaman listrik secara bergilir sampai 12 jam setiap hari.

Menurut Wakapolres, penyerangan tersebut mengakibatkan kaca depan Kantor PLN Cabang Ternate hancur terkena lemparan batu, namun sejauh ini belum ada pelaku yang diamankan karena masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, sejumlah warga di Ternate yang enggan disebut namanya mengatakan mereka menyerang Kantor PT PLN Cabang Ternate karena manajemen perusahaan listrik milik negara itu tidak mempedulikan kesulitan warga akibat pemadaman listrik yang dilakukan sampai 12 jam sehari.

"Pemadaman listrik di Ternate ini sudah berlangsung hampir tiga tahun, tapi PLN tampaknya tidak ada upaya untuk mengatasinya, bahkan pemadaman listrik yang semula hanya 6 jam, kini bertambah menjadi 12 jam," katanya.

PT PLN pernah berjanji bahwa pemadaman listrik secara bergilir tersebut akan berakhir Oktober 2009, dengan menyewa mesin dari swasta, tapi janji itu sampai November 2009 belum juga terealisasi.

Keterangan dari PT PLN Ternate harus melakukan pemadaman listrik secara bergilir karena kapasitas listrik yang tersedia jauh dibawa kebutuhan listrik di Kota Ternate.

Kebutuhan listrik di Kota Ternate mencapai 15 MW, sementara kapasitas listrik yang ada sekarang tersisa 9 MW. Semula ada 12 MW tapi salah satu mesin di PLTD Kayu Merah berkapasitas 2 MW mengalami kerusakan awal pekan ini. (kpl/dar)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar