KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
"Kalau kita memang sudah punya niat. Ada penjualan single Selamat Jalan Cinta itu akan disumbangkan ke YPAC. Jadi kami semua nggak dapat royalti sama sekali. Ini menyentuh sekali. Di sini gurunya tidak dibayar, pokoknya mereka sangat berjiwa sosial," ungkap Titiek Puspa di sela acara.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Bagi musisi yang sudah mencapai usia paruh baya ini, anak-anak yang kurang beruntung tersebut memberikan inspirasi baginya untuk membuat lagu-lagu lainnya. Ia mempertimbangkan akan membuat lagu bersama artis Sony BMG lainnya. "Saya sih sangat mengharapkan para artis untuk menyisihkan sedikit rezeki untuk yayasan seperti YPAC ini," ujarnya.
Sementara itu, Maia sendiri mengaku sudah dua kali mengunjungi yayasan tersebut. Terakhir kali pada November tahun lalu. Waktu itu ia berkesempatan menghibur anak-anak cacat seiring ulang tahun YPAC. "Mereka ternyata tahu lagu-lagu saya. Meskipun cacat, mereka punya kelebihan masing-masing. Waktu aku nyanyi itu, mereka merebut mic aku untuk nyanyi. Terus mereka juga main piano," tutur Maia.
Ia merasa sangat bersyukur bisa kembali menghibur sekaligus melakukan kegiatan bertema sosial. Hal senada juga diungkapkan Mey Chan dan Pinkan, yang merasa kegiatan seperti ini harus sering diadakan.
"Saya sangat bersyukur karena saya lahir dengan normal. Tapi saya cuma bisa ngasih semangat pada mereka, berharap kepada mereka untuk bisa meraih mimpi, soalnya kita hidup dari mimpi," pungkas Pinkan. (kpl/ant/boo)