KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kami sudah mengirim ke seluruh klub untuk direspon. Setelah mendapat masukan dari klub, BLI akan menyodorkan kembali ke PSSI untuk disahkan," kata Direktur Kompetisi BLI, Joko Driyono kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/7).
Ia mengatakan, manual liga ini masih berupa rancangan yang nantinya akan disahkan oleh PSSI.
"PSSI yang akan mengesahkan. Dalam manual ini, juga dibahas lima aspek yang harus dipenuhi klub profesional, tim musafir sudah tidak boleh, klub harus mendapat garansi dari pemilik stadion dan perijinan. Dalam manual ini yang diatur bukan hanya klub dan pemain, tapi ofisial juga. Ofisial yang berhak duduk di bangku pemain, harus sudah didaftar sejak awal musim," katanya.
"Jika Manual Liga Super sudah dikirim ke klub, dan respon ditunggu hingga minggu kedua Agustus 2009," katanya.
Sedang untuk manual Liga Divisi Utama, menurut dia, BLI masih menyiapkannya dengan dibagi tiga zona berdasar geografis.
Disinggung soal sumber dana, menurut dia, PSSI dan BLI akan mempersiapkan peraturan organisasi (PO) yang mengatur penggunaan sumber dana dari APBD yang dapat digunakan untuk membelanjakan satu pemain bintang.
Joko mengatakan, anggaran dari APBD yang bisa dibelanjakan untuk satu pemain bintang adalah Rp 400-500 juta.
"PSSI sedang menyiapkan nilai kepantasan untuk belanja pemain. Dari APBD yang bisa digunakan untuk belanja satu top player kisarannya adalah Rp 400-500 juta," katanya.
Ia mengatakan, tidak masalah jika mau nambah dengan membayar lebih dari batas maksimal subsidi tersebut. (kpl/zul)