KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Tidak ada rangkap jabatan dalam partai, inilah kira-kira maksud dan tujuan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Demokrat Riau," katanya dalam sambutan sesaat sebelum membuka Musdalub DPD Partai Demokrat Riau di Kampar, Riau, Rabu.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Dia menjelaskan, kebijakan partai adalah memberikan fokus kepada para kadernya dalam menjalankan tugas untuk mensejahterakan rakyat terkait pencopotan R Thamsir Rachman dari jabatan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Riau dua bulan lalu.
Sebelumnya, berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Demokrat Nomor 75/SK/DPP.PD/DPD/VIII/2009 mengangkat Zulkifli AS sebagai Plt Ketua DPD Partai Demokrat menggantikan R Thamsir Rachman.
Pada pemilu legislatif lalu Thamsir berhasil meraih kursi di DPRD provinsi dan terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Riau dari Partai Demokrat.
Hadi juga mengucapkan terimakasih kepada Thamsir karena telah membuat partai itu cukup diperhitungkan di tingkat provinsi dan menjadi partai terbaik di Kota Pekanbaru.
"Kami harapkan dengan Musdalub juga merupakan rekonsiliasi partai dan saya tidak ingin terulang peristiwa tahun 2005 di mana ada ketua demokrat yang ganda pada suatu daerah," tegasnya.
Plt Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Zulkifli AS, dalam kesempatan melaporkan berbagai kegiatan yang digelar partai itu di antaranya melakukan pembenahan administrasi partai, pemberian bantuan gempa Sumatera Barat dan mempersiapkan Musdalub.
Musdalub Partai Demokrat Riau digelar setelah pengurus partai tingkat provinsi itu mendapat surat dari DPP Partai Demokrat tanggal 30 Oktober 2009 untuk menggelar acara tersebut.
Pada pemilu legislatif yang digelar April lalu, di Riau partai itu menempati urutan kedua dengan total perolehan 61 kursi legislatif, sedangkan urutan pertama ditempati Partai Golkar.
Dari perolehan kursi itu, dua kadernya Demokrat dari Riau duduk di kursi di DPR RI, delapan orang di DPRD tingkat provinsi dan selebihnya di kursi DPRD kabupaten/kota. (ant/bee)